TERBARU :

ELEKTRONIK

DESAIN WEBLOG

KOMPUTER










 

 

Dalam kesempatan ini penulis ingin berbagi tips mengenai cara membuat aplikasi yang sudah dirilis oleh pemerintah yaitu e-Rapor dan DAPODIK dapat diakses oleh internet sehingga dapat terjangkau dimanapun, tanpa harus dalam satu jaringan komputer yang biasanya dikerjakan di sekolah. Hal ini penulis sampaikan khususnya dengan latar belakang masih banyak bapak/ibu guru mengerjakan nilai e-Rapor mesti harus berkutat di sekolah melalui jaringan komputer kabel (LAN) maupun hotspot/Wi-Fi, dan tidak dapat dikerjakan di rumah.  Sedangkan untuk DAPODIK mungkin tidak begitu bermasalah meskipun dikerjakan di sekolah karena hanya operator saja yang mengerjakan, sedangkan membuat nilai dengan e-Rapor adalah kewajiban semua guru.

Cara Mengonlinekan e-Rapor dan DAPODIK

Sasaran tips ini lebih tepatnya pada operator sekolah yang menangani DAPODIK dan e-Rapor, karena kedua aplikasi itu merupaken satu paket. DAPODIK sebagai top aplikasi membawahi aplikasi yang lain dan salah satu diantaranya adalah e-Rapor.

PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI

  1. Komputer server (utama) di sekolah sudah diinstalasi DAPODIK dan e-Rapor;  untuk aplikasi DAPODIK, penulis sangat yakin sudah semuanya terinstal karena menyangkut hajat hidup sekolah, tetapi untuk aplikasi e-Rapor terutama untuk update semester II ini masih banyak yang belum. Jika memang e-Rapor belum diinstal, silakan unduh aplikasi e-rapor yang sudah diupdate  disini  dan segera diinstal e-Rapor untuk semester II Tahun Pelajaran 2019/2020.
  2. Komputer server harus diinstalasi aplikasi XAMP; fungsi dari XAMP adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), atau lebih gampangnya adalah untuk menjembatani localhost yang ada di komputer server untuk dihubungkan ke internet agar dapat diakses dengan jangkauan yang lebih luas, tidak hanya dalam sebatas satu jaringan komputer saja. Silakan dapat diunduh salah satu aplikasi (disesuaikan dengan sistem di komputer server dalam hal bit-32 atau bit-64) pada alamat disini.
  3. Harus ada Program NGROK; Program inilah yang menciptakan sebuah tunneling dari internet publik ke port komputer server, atau dapat diartikan bahwa port dari DAPODIK dan e-Rapor dipancar ke internet melalui program NGROK. Untuk dapat berkerja dengan program NGROK, anda harus terlebih dahulu masuk ke web tersebut kemudian lakukan sign up (mendaftar). Untuk mendaftar di program NGROK, silakan dapat anda kunjungi alamat disini

LANGKAH KERJA

Setelah semua persyaratan di atas dipenuhi, maka yang harus dilakukan untuk dapat mengonlinekan DAPODIK dan e-Rapor adalah sebagai berikut :

  • Instalasi dan setting XAMPP; Setelah aplikasi xampp diunduh, lakukan instalasi . Untuk instalasi tidak kami sampaikan caranya, karena kami yakin rekan-rekan operator pasti bisa. Setelah diinstal, buka xampp tersebut, kemudian setting seperti berikut :

   Buka XAMP Control Panel, kemudian klik “config” – “apache (httpd.conf)

Ubahlah “port 80” menjadi 8080, dengan cara tekan tombol ctrl+F ketik 80, dan temukan semua angka 80 diganti menjadi 8080.

Langkah yang terakhir dalam setting XAMPP adalah dengan mengaktifkan module apache, MySQL dan FileZilla, dengan cara klik “START”

 

  • Instalasi NGROK; Setelah XAMP disetting, langkah berikutnya adalah instalasi NGROK. Untuk urutan langkah instalasi dan pengaturan NGROK adalah seperti berikut.

Login dulu ke website NGROK, setelah terlebih dahulu sign up (mendaftar) seperti yang sudah disampaikan dalam persyaratan di atas. Kemudian unduh aplikasi NGROK

copy-kan kode token untuk tunneling, dengan cara klik menu “AUTH”, kemudia klik “COPY” pada kotak YOUR TUNNEL AUTHTOKEN”

Buka aplikasi ngrok yang sudah diunduh tadi (bentuknya seperti Command Prompt), kemudian Paste-kan code yang sudah dicopy di atas dan tekan ENTER. Itu artinya aplikasi NGROK sudah siap digunakan untuk tunelling port e-Rapor atau DAPODIK, atau bahkan aplikasi yang lain.

Langkah yang terakhir adalah eksekusi perintahkan port aplikasi yang ada di komputer sistem untuk bisa diakses di internet, misal untuk e-rapor menggunakan port 2679 dan dapodik port 5774.

Caranya adalah, ketik : ngrok[spasi]http[spasi][port yang akan dibuat tunnelling]

Seperti terlihat dalam gambar di atas, alamat url yang nantinya diberikan kepada guru untuk dikerjakan di rumah atau dimanapun adalah yang ada dalam kotak merah.  Mungkin alamat tersebut kurang familier, maka anda bisa saja merubah nama url menjadi nama yang lebih mudah, misalkan menggunakan jasa bit’ly.

Alamat url yang sudah dibuatkan tunnel lewat NGROK itu dapat diakses oleh guru dengan catatan sebagai berikut :

  1. Komputer server harus hidup
  2. Aplikasi NGROK tidak boleh di tutup, jika ditutup maka harus dibuka lagi dan alamatnya berubah lagi
  3. Aplikasi XAMPP juga harus selalu dalam kondisi START terus, jika dalam kondisi STOP atau bahkan belum dibuka, maka tidk dapat dionlinekan

Demikian cara mengonlinekan aplikasi e_rapor dan DAPODIK, semoga bermanfaat.

 

Tutorial Meng-online-kan eRapor SMK versi Windows pada Koneksi IndiHome

Disclaimer:

Penulis tidak berafiliasi atau mendapatkan keuntungan apapun dari artikel ini terkait penggunaan koneksi IndiHome dari PT Telkom Indonesia. Penggunaan koneksi IndiHome hanya sebagai contoh saja.

Persiapan awal

  • Pastikan server eRapor SMK sudah didukung dengan setting yang memadai pada sistem operasi (Sleep: never) dan BIOS (Restore on AC Power Loss: Power On)
  • Upayakan sudah didukung dengan UPS/Stabilizer
  • Install TeamViewer / UltraViewer untuk memudahkan remote
  • Sudah terinstall eRapor SMK dan bisa diakses dari localhost maupun melalui jaringan lokal menggunakan IP address-nya
  • Jika eRapor SMK tidak dapat diakses melalui komputer lain di LAN, namun bisa diakses dari localhost, maka hampir dapat dipastikan bahwa layanan eRapor SMK di port 8154 diblokir oleh firewall. Jika Anda menggunakan antivirus yang memiliki fitur firewall (misal: McAfee), pastikan port 8154 sudah dimasukkan dalam pengecualian
  • Pastikan IP Address sudah diset static, dan server langsung menjadi client yang satu subnet dengan LAN port dari modem/ONT (Optical Network Terminal) IndiHome
Gambaran umum topologi jaringan yang digunakan pada tutorial ini

Langkah-langkah meng-online-kan eRapor SMK

1. Mendaftar akun Dynamic DNS pada web noip.com

Daftarkan akun menggunakan alamat email yang valid pada web https://www.noip.com melalui tombol Sign Up, lalu tentukan hostname dan domain yang akan digunakan. Sangat disarankan untuk menggunakan email pribadi yang terdaftar pada aplikasi email (misal: Gmail) di perangkat ponsel Android/iPhone Anda, karena sewaktu-waktu pihak NoIP mengirimkan email untuk memperpanjang hostname gratisan milik Anda, akan muncul notifikasi yang bisa langsung Anda ketahui.

Pada contoh ini kami gunakan hostname eraporku, dan domain ddns.net, yang berarti bahwa nantinya eRapor SMK dapat diakses secara online menggunakan alamat http://eraporku.ddns.net jika semua langkah yang ada sudah berhasil dikerjakan. Gunakan hostname yang ringkas dan mudah diingat oleh guru. Pilih Free Sign Up pada tombol di bagian bawah.

Setelah langkah ini, seharusnya sudah ada email masuk dari pihak NoIP yang harus Anda konfirmasi. Klik tombol Confirm Account pada email tersebut.

2. Mengunduh dan setting aplikasi NoIP DUC

Hingga langkah ini, Anda sudah memiliki domain pada layanan NoIP, namun pihak NoIP belum memiliki informasi IP Address Public yang Anda dapatkan dari ISP, yang sifatnya dynamic (berubah-ubah). Untuk itu Anda perlu mendownload (unduh) aplikasi DUC (Dynamic Update Client) yang harus Anda install di server eRapor. Unduh aplikasi DUC di sini. Install seperti biasa, pastikan kedua opsi berikut aktif (tercentang), lalu klik Finish.

Tampilan finalisasi instalasi DUC

Sign in menggunakan email dan password yang Anda isikan sewaktu mendaftar akun. Pilih hostname yang Anda isikan sewaktu mendaftar, lalu Save.

Jika sudah muncul tampilan tersebut, maka setting DUC sudah sesuai.

3. Setting port forwarding pada modem/ONT

Pada tutorial ini, modem/ONT (Optical Network Terminal) yang digunakan adalah merk ZTE tipe F609 yang umum digunakan pada langganan IndiHome. Untuk ONT ZTE dengan tipe lain umumnya menu dan tampilan masih relatif sama. Namun jika sekolah Anda menggunakan merk lain semisal Huawei, dsb, silakan cari menu serupa untuk pengaturan port forwarding.

Login ke modem/ONT dengan mengakses http://192.168.1.1 dari LAN, gunakan username: user, password: user. Jika login gagal, Anda bisa menghubungi pihak teknisi PT Telkom untuk dilakukan reset password. Ada baiknya password default diganti dengan yang lebih aman setelah ini. Masuk ke menu Application -> Port Forwarding, lalu isikan setting berikut:

Ganti LAN Host IP Address jika server eRapor SMK Anda menggunakan IP yang berbeda. Ganti juga WAN Connection jika ternyata pada saat uji coba gagal diakses.

Update 22 April 2020

Penambahan contoh setting pada Modem/ONT Huawei HG8245H5

Jika ternyata koneksi/langganan yang Anda gunakan menggunakan modem Huawei HG8245H5, maka Anda dapat menggunakan setting berikut (pilih server eRapor dari daftar Internal Host), lalu klik Apply.

4. Uji coba akses

Cobalah untuk mengakses alamat yang Anda daftarkan pada langkah 1 (contoh pada tutorial ini menggunakan http://eraporku.ddns.net ) menggunakan browser, baik dari dalam jaringan yang sama dengan server eRapor SMK ataupun menggunakan jaringan lain (misal: menggunakan paket data dari HP).

Tips: Anda juga bisa meng-online-kan server lain menggunakan WAN Port yang berbeda.

Selamat mencoba !

































































































































 

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RIFTON CENTER EDUCATION, PUSAT KURSUS KETERAMPILAN ELEKTRONIK DAN KOMPUTER | ALAMAT : JL.HASANUDDIN 21C YOSOMULYO METRO PUSAT, LAMPUNG - INDONESIA | TELP: 0858 4112 4343